Begini Loh Prosesi Pernikahan untuk Pengantin Adat Jawa

No Comments

Apalagi untuk kamu yang akan menikah dalam waktu dekat, simak baik baik ya!

Hai Sis, sudah seberapa seringkah kamu melihat prosesi pernikahan dengan adat Jawa? Setidaknya sedikit banyak pasti sudah kamu ketahui kan ya walau hanya sebatas melihatnya dalam layar televisi. Atau buat kamu yang sedang mempersiapkan pernikahan, terkhusus dalam balutan nuansa pengantin adat Jawa. Selain kamu harus menyiapkan gaun pengantin terbaik milikmu nanti menuju hari bahagia. Tentunya nggak ada salahnya bila kamu harus mengerti mengenai makna yang ada dalam setiap prosesi adatnya. Yuk langsung saja.

Check it Out!

1. Yang wajib kalian ketahui, prosesi siraman ini wajib ada saat mengikuti prosesi adat jawa. Tujuannya adalah untuk membersihkan diri menjelang acara “sakral”. Dan biasanya sebelum memulai upacara adat pernikahan, sang calon pengantin melakukan siraman yang berarti mandi.
Bagi kedua belah pihak sama sama melakukan siraman, yang juga bersimbolkan “pitu” bisa diambil dari tujuh mata air yang berbeda dan ada tujuh orang yang akan menyiramkan air kepada calon pengantin. Ya pitu bisa berarti pula pitulungan dengan harapan akan adanya segala pertolongan bagi pengantin saat menghadapi masalah dalam kehidupan berumah tangga.

2. Malam midodareni, yang juga merupakan suatu simbol malam yang baik untuk saling bersilaturahmi. Pada malam ini biasanya dilakukan pada malam sebelum upacara pernikahan digelar keesokan harinya. Sang calon mempelai pria berkunjung ke rumah calon mempelai wanitanya.
Dalam tradisi Jawa, malam midodareni ini akan dianggap sebagai malam yang baik karena pemaknaannya seperti bidadari turun dari langit pada malam tersebut.

3. Setelah acara sakral pernikahan keduanya. Ditambahkan prosesi injak telur, di mana hal ini dimaknai dengan harapan akan diberikan keturunan tanda cinta kasih mereka dan lambang kesetiaan. Setelah pengantin pria menginjak telur, pengantin wanita juga akan membasuh kaki pengantin pria yang merupakan lambang kesetiaan.

4. Sikepan Sindur. Kalian pernah melihatnya bukan? Itu loh yang biasanya sebuah kain yang diletakkan pada kedua mempelai lalu disikep oleh sang ibu untuk berjalan ke pelaminan. Pada prosesi ini dilambangkan sebagai tali kasih yang erat dan tak akan terpisahkan nantinya dalam kehidupan berumah tangga.

5. Ada juga sih suasanya yang terkadang bikin lucu, yaitu prosesi pangkuan. Yang mana kedua mempelai akan duduk dipangkuan sang ayah mempelai wanita. Prosesi ini dimaknai kelak kedua mempelai akan berbagi kasih sayang yang adil jika memiliki keturunan, dan juga dalam hal status anak-menantu, nantinya tidak ada perbedaan kasih sayang yang diberikan.

6. Prosesi kacar kucur. Ini sih juga semakin seru ya kalau dilihat, namun tetap memiliki makna yang mendalam loh. Mempelai pria akan diberikan sebuah kantong yang berisi biji bijian maupun uang receh. Makna dari prosesi tersebut tentu sang suami harus memberikan nafkah yang baik kepada istri dan anaknya nanti. Juga sebagai simbol akan kesejahteraan dalam rumah tangganya kelak.

7. Prosesi pengantin adat jawa juga ada momen di mana saling suap menyuap, yang dinamakan dulangan. Di mana ini juga sebagai simbol untuk saling rukun dan tolong menolong dalam menghadapi segala permasalahan rumah tangganya kelak.

8. Dan yang paling membuat haru adalah pada episode sungkeman. Di mana kedua mempelai saling sungkem, memohon maaf, dan memohon restu kepada ayah-ibu serta sesepuh dan juga bermaksud untuk meminta nasihat mereka akan kehidupan rumah tangga. Biasanya pada tradisi ini, juga disertai tangis tangisan loh. Biasanya.

Setelah tahu makna baiknya, tentu kamu semakin mantap untuk menjalani prosesnya kan? Untuk yang masih bingung mengenai inspirasi gaun pernikahan, bisa lihat selengkapnya di sini.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *